Merangkum perjalanan mengikuti lomba Paskibra hingga Juara
Pramuka
katanya gak bisa baris,
Pramuka
katanya kucel,
Pramuka
katanya ga modern,
Eits,
siapa bilang ? Pramuka IRFA nyatanya tidak demikian, beberapa kali mengikuti
perlombaan Paskibra, Pramuka IRFA bisa bersaing dan membuktikan kualitasnya.
18 November 2018
Pertama
kali mengikuti lomba Paskibra memberikan sensasi yang berbeda, jiwa kopetisi,
adu gengsi, ambisi untuk mendapat prestasi semuanya sangat terasa. Bagaimana
tidak, kami yang baru saja turun dari angkot sudah disambut dengan sindiran
dari seorang oknum “Emang Pramuka bisa baris?”
tanpa
menghiraukan suara sumbang, kami berbekal rasa percaya diri dan optimis yang
tinggi, bukan apa-apa, tepat sehari sebelumnya kami mendapat Juara umum PBB di
lomba Pramuka Gelora Yudha SMKN 11 Bandung.
Selesai
seluruh persiapan, kami berjalan keluar kelas dengan menggunakan seragam
Pramuka kebanggan yang belum sempat dicuci, baru sampai lorong lagi-lagi kami
dikejutkan dengan oknum iseng yang menyindir salah kostum, salah lomba, coconut
tampil euy (giliran Pramuka tampil), dan lain-lain.
Sabar, itulah kunci untuk jawaban semuanya. Cukup tampilkan yang terbaik dan raihlah prestasi tertinggi. Tiba giliran untuk kami tampil, puji syukur semua nya menyaksikan bahkan tidak segan memberikan tepuk tangan meskipun tampil melebihi waktu dan melakukan beberapa kesalahan.
Menunggu
35 peserta tampil bukan waktu yang sebentar, sekitar bada magrib daftar
pemenang baru diumumkan. Sebagian besar dari kami sudah pulang lebih dulu
karena besok senin harus kembali sekolah, sisa kak Iqbal, kak Febby, Agung, dan
Eka yang menunggu pengumuman.
Berawal
dari juara 1 2 3 Harapan Caraka, Caraka, Harapan Mula, Mula, Harapan Purwa, Purwa
nama kami tidak kunjung disebut, ah mungkin juara Bina atau madya.
Hingga
Harapan Bina, Bina, Harapan Madya, dan Madya nama kami tidak kunjung disebut, speechless
mungkin itu gambaran saat pengumuman berlangsung. Tidak muluk-muluk memang, target
masuk juara madya saja sudah menjadi prestasi untuk kami. Namun nyatanya tuhan
maha baik, pada saat pemanggilan juara Harapan Utama 3 panitia menyebut nama
SMAN 1 Batujajar, sontak kami bersorak ditengah keramaian orang-orang, kami
yang sisa berempat sepintas hanya bisa saling tatap karena menjadi sorotan
orang-orang seketika.
Senang
rasanya mendapat prestasi sebagai juara Utama, terlebih satu-satunya Pramuka
dan tampil dalam lomba Paskibra perdana. Pelajaran sangat berharga kami terima
saat itu, dan semakin memotivasi untuk
berlatih lebih giat lagi.
Tidak sampai disitu, pada saat pengumuman juara Variasi Formasi rupanya kami kembali dipanggil sebagai Juara 3. Sungguh diluar dugaan, dua piala bisa kami raih dalam lomba paskibra perdana, semuanya tentu berkat kerja keras.



Komentar
Posting Komentar